Kuis yang gw omongin tu karakteristiknya yang kayak gini :
- Menawarkan hadiah yang bikin ngiler
- Pertanyaan yang mudah dijawab oleh kebanyakan orang, bahkan terkesan retoris
- Prosedur keikutsertaan yang gampang (klo contoh kasusnya di atas cukup ngetikin reg spasi bla...bla.. ke nomor tertentu)
- Adanya propaganda yang atraktif dari host ataupun content publikasinya (e.g. dengan meyakinkan bahwa lo berpeluang besar untuk menang)
- Potensi pasar yang luas.
- Keuntungan selangit
- Tanpa perlu effort lebih untuk maintenance ataupun supervisi
- Tren masyarakat yang materialistik
- Pendidikan masyarakat yang tidak merata
Sedangkan modal digunakan hanya untuk registrasi ke seluler provider dan media publikasi, yang gw rasa ga akan sebanding dengan pendapatan yang didapet. Setelah berjalan, yasudah, ga perlu ngapa2in lagi, biarkan saja berjalan, ga perlu risk response, monitor pasar, dsb, layaknya bisnis lainnya, usaha gw bisa berjalan.
Selain itu ditambah dengan pengetahuan masyarakat yang tidak merata, dan tren masyarakat yang materialistik membuat semakin laku bisnis yang menawarkan nilai komersial yang tinggi. Bayangkan saja, mainset orang yang seperti ini : gw paling cuman ngeluarin pulsa 100rb, gw yakin bs menangin kuis 'anu' yang hadiahnya dengan nominal 1juta misalkan.
Tawaran yang menarik bukan?
Dan kegusaran gw berlanjut pada akhir dari kuis ini. Gw merasa kita ga dapet bukti yang valid tentang keberadaan pemenang dari kuis ini. Ya boleh lah, dikatakan si ini menang ini, si itu menang itu, tapi dari mana kita bisa tau bahwa si ini dan si itu tu ever existed /beneran ada kan?
tulisan ini memang tidak berdasarkan fakta dan data yang akurat, melainkan cuma asumsi dan pandangan pribadi gw. Gw jg ga bermaksud menyerang siapapun. Sampai sekarang gw jg ga menyalahkan bisnis jenis ini ko, toh kenyataannya jg ga ada yang protes tuh so far. Klo ada yang tersinggung gw minta maaf. Dan klo ada yang punya pemahaman lebih, dan disertai fakta dan data yang akurat silakan saja kemukakan. Toh sampai sekarang berpendapat blom kena pajak kan?
Pesan yang pengen gw sampaikan di sini : untuk berhati2 terhadap apapun bentuk penawaran yang mengatasnamakan keuntungan financial. Karena akhir2 ini makin marak penipuan yang terjadi. Klo lo emang sedang menghadapi suatu tawaran yang menarik, jangan melihat apa yang ditawarkan, gak ada salahnya untuk mempelajari dulu dan mempertimbangkannya dengan logis apakah tawaran tersebut emang make sense ?


2 comments:
#1.
Makanya klo punya duit bwt usaha, bikin aja usaha kyk gitu ngga, menjanjikan. hueheheh.. btw, denger2 uda diFatwa haram ma MUI y?
Hmm... sayang gw bukan orang berduit bos irfan_^
Emang setuju gw klo itu diharamin, daripada jadi "pembodohan yang dibiarkan"
Post a Comment